Ochamutz91's Blog











{Desember 5, 2009}   PERKEMBANGAN MASA REMAJA

Masa remaja
Masa remaja dikenal sebagai masa gawat dalam perkembangan kepribadian, sebagai masa “badai
dan stres”. Dalam masa ini inidvidu dihadApi dengan pertumbuhan yang cepat, perubahanperubahan
badaniah dan pematangan sexual. Pada waktu yang sama status sosialnya juga
mengalami perubahan, bila dahulu ia sangat tergantung kepada orangtuanya atau orang lain,
sekarang ia harus belajar berdiri sendiri dan bertanggung jawab yang membawa dengan sendirinya
masalah pernikahan, pekerjaan dan status sosial umum. Kebebasan yang lebih besar membawa
tanggung jawab yang lebih besar pula.
Perubahan-perubahan ini mengakibatkan bawha ia harus mengubah konsep tentang diri sendiri.
Tidak jarang terjadi “krisis identitas” (Erikson, 1950). Ia hasu memantapkan dirinya sebagai
seorang individu yang berkepribadian lepas dari keluarganya, ia harus menyelesaikan masalah
pendidikan, pernikahan dan kehidupan dalam masyarakat. Bila ia tidak dibekali dengan pegangan
hidup yang kuat, maka ia akan mengalami “difusi identitas”, yaitu ia bingung tentang “apakah
sbenarnya ia ini” dan “buat apakah sebebarnya hidup ini”. Sindroma ini disebut juga “anomi”,
remaja itu merasa terombang ambing, terapung-apung dalam hidup ini tanpa tujuan tertentu.
Banyak remaja sebenarnya tidak membernontak, akan tetapi hanya sekedar sedang mencari arti
dirinya sendiri serta pegangan hidup yang berarti bagi mereka. Hal “badai dan stres” bagi kaum
remaja ini sebagian besar berakar pada struktur sosial suatu masyarakat. Ada masyarakat yang
membantu para remaja ini dengan adat-istiadatnya sehingga masa remaja dilalui tanpa gangguan
emosional yang berarti.
Kebanyakan kebutuhan kita hanya dapat diperoleh melalui hubungan dengan orang-orang lain.
Jadi cara kita berhubungan dengan orang lain sangat mempengaruhi kepuasan hidup kita.
Kegagalan untuk mengadakan hubungan antar manusia yang baik mungkin berasal dari dan
mengakibatkan juga kekurang partisipasi dalam kelompok dan kekurangan identifikasi dengan
kelompok dan konformitas (persesuaian) yang berlebihan dengan norma-norma kelompok (seperti
dalam “gang” atau perkumpulan-perkumpulan rahasia para remaja).
Secara garis besar dapat dikatakan bahwa kemampuan utama dalam hidup dan dalam
menyesuaikan diri memerlukan “penerapan” tentang beberapa masalah utama dalam hidup, seperti
pernikahan, ke-orangtua-an, pekerjaan dan hari tua. Di samping kemampuan umum ini dalam
bidang badaniah, emosional, sosial dan intelektual, kita memerlukan persiapan bagi masalah.
Masalah khas yang mungkin sekali akan dihadapi dalam berbagai masa hidup kita.

Secara jasmaniah, pada masa ini terjadi perubahan-perubahan yang penting yaitu timbulnya tanda-tanda
sekunder (ciri-ciri diri kewanitaan atau kelaki-lakian)
Sedang secara kejiwaan, pada masa ini terjadi pergolakan pergolakan yang hebat. pada masa ini,
seorang remaja mulai dewasa mencoba kemampuannya, disuatu fihak ia merasa sudah dewasa
(hak-hak seperti orang dewasa), sedang dilain fihak belum sanggup dan belum ingin menerima
tanggung jawab atas semua perbuatannya.
Egosentrik bersifat menetang terhadap otoritas, senang berkelompok, idealis adalah sifat-sifat
yang sering terlihat. Suatu lingkungan yang baik dan penuh pengertian akan sangat membantu
proses kematangan kepribadian di usia remaja.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: