Ochamutz91's Blog











{Mei 12, 2010}   Bersikap positif dan percaya diri dalam menangani perkembangan anak Autism Spectrum Disorder

Penanganan intensif  dapat membantu penyandang autisme, tetapi setiap orang yang terlibat mau tidak mau dihadapkan pada rasafrustrasi dan ketidak-nyamanan saat berusaha berkomunikasi dengan anak yang ‘kurang mampu, tidak tertarik, atau bahkan tidak dapat dimengerti’. Di bawah tekanan seperti ini,  orang tua paling hangat dan penuh kasih sekalipun bisa sungguh-sungguh hilang akal, bahkan berubah menjadi  maniak yang selalu berteriak-teriak (Lovaas, 1996).

Perjuangan memperbaiki kualitas hidup individu autis yang bisa berlangsung bertahun-tahun, ketidak pastian masa depan anak, dan tidak adanya kejelasan hasil akhir penanganan seringkali mempengaruhi kehidupan orang tua dan keluarga. Dokter perlu membantu orang tua melalui rasa frustrasi, stres dan putus asa yang berkepanjangan seperti ini, melalui konseling dan obat-obatan sesuai kebutuhan. Tidak jarang orang tua yang paling percaya diri sekalipun menjadi depresi dan sakit-sakitan, karena khawatir akan masa depan anak yang dikasihinya.

Penting sekali menekankan penanganan secara berkelompok. Pembentukan kelompok juga mencegah terjadinya kelelahan yang amat sangat ( “burn-out” )  pada orang tua akibat mengerjakan semua hal sendiri. “Kelompok” ini bisa terdiri atas : terapis/guru, asisten, orang tua, pengasuh, pendidik di sekolah, saudara orang tua, nenek, maha-siswa, bahkan pembantu sekalipun. Yang penting, siapapun yang bekerja dalam kelompok anak harus mau belajar, dan mau menerima keadaan anak apa adanya.

Ketrampilan apapun yang diperlukan, bisa dipelajari bersama-sama; tetapi kesediaan menerima keadaan anak harus datang dari lubuk hati terdalam. Umumnya penyandang autisme sensitif, sehingga respons mereka seringkali dipengaruhi oleh sikap lingkungan terhadap mereka. Semakin mereka diterima keadaannya, semakin baik kemungkinan responsnya. Semakin mereka merasa ‘tidak diterima’, semakin sulit membentuk kontak pribadi dengan mereka.

http://puterakembara.org/rm/peran_ortu.shtml



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: