Ochamutz91's Blog











{Mei 29, 2010}   KARAKTERISTIK DAN PENDIDIKAN ANAK BERBAKAT

Definisi dan Karakteristik Anak Berbakat

Dari pembahasan mengenai definisi dan karakteristik anak berbakat dapat dikemukakan pokok-pokok materi sebagai berikut :

  1. Salah satu definisi anak berbakat yang lazim digunakan di Amerika Serikat (PL. 97-135) tahun 1981 bahwa: anak berbakat ialah anak yang menunjukkan fakta adanya kemampuan penampilan yang tinggi dalam bidang-bidang seperti intelektual, kreatif, seni, kapasitas kepemimpinan, atau bidang-bidang akademik khusus, dan yang memerlukan pelayanan-pelayanan atau aktivitas yang tidak biasa disediakan oleh sekolah biasa agar tiap kemampuan berkembang secara penuh (Clark, 1983 : 5).
  2. Definisi anak berbakat versi Indonesia berdasarkan rumusan hasil Seminar dan Lokakarya “Alternatif Program Pendidikan Anak Berbakat” (Jakarta, 1982) ditegaskan bahwa anak berbakat ialah mereka yang oleh orang-orang profesional telah diidentifikasikan sebagai anak yang mampu mencapai prestasi yang tinggi karena mempunyai kemampuan-kemampuan yang unggul. Anak-anak tersebut memerlukan program pendidikan yang berdiferensiasi dan atau pelayanan di luar jangkauan program sekolah biasa agar dapat merealisasikan sumbangan mereka terhadap masyarakat maupun pengembangan diri sendiri. Kemampuan-kemampuan tersebut baik secara potensial maupun yang telah nyata, meliputi: kemampuan intelektual umum, kemampuan akademik khusus, kemampuan berfikir kreatif-produktif, kemampuan memimpin, kemampuan dalam salah satu bidang seni, dan kemampuan psikomotor seperti dalam olahraga. (Utami Munandar, 1995:41)
  3. Karakteristik anak berbakat dalam bidang akademik khusus, meliputi: (a) memiliki perhatian yang lama terhadap suatu bidang akademik khusus, (b) memiliki pemahaman yang sangat maju tentang konsep, metode, dan terminologi dari bidang akademik khusus, (c) mampu mengaplikasikan berbagai konsep dari bidang akademik khusus yang dipelajari pada aktivitas-aktivitas dalam bidang-bidang lain, (d) kesediaan mencurahkan sejumlah besar perhatian dan usaha untuk mencapai standar yang tinggi dalam suatu bidang akademik, (e) memiliki sifat kompetitif yang tinggi dalam suatu bidang akademik khusus dan motivasi yang tinggi untuk berbuat yang terbaik, dan (f) belajar dengan cepat dalam suatu bidang akademik khusus.
  4. Karakteristik sosial dan fisik anak berbakat antara lain adalah: (a) fisik yang menarik dan rapi dalam penampilan, (b) diterima oleh mayoritas dari teman-teman sebaya dan orang dewasa, (c) keterlibatan mereka dalam beberapa kegiatan sosial, memberikan sumbangan positif dan konstruktif.

Kegiatan Belajar 2
Kebutuhan Pendidikan dan Jenis Layanan bagi Anak Berbakat

Kebutuhan pendidikan anak berbakat ditinjau dari kepentingan anak berbakat itu sendiri adalah yang berhubungan dengan pengembangan potensinya yang hebat. Untuk mewujudkan potensi yang hebat itu anak berbakat membutuhkan peluang untuk mencapai aktualisasi potensi yang dimilikinya melalui penggunaan fungsi otak, peluang untuk berinteraksi, dan pengembangan kreativitas dan motivasi internal untuk belajar berprestasi. Dari segi kepentingan masyarakat, anak berbakat membutuhkan kepedulian, pengakomodasian, perwujudan lingkungan yang kaya dengan pengalaman, dan kesempatan anak berbakat untuk berlatih secara nyata.

Selanjutnya dalam menentukan jenis layanan bagi anak berbakat perlu memperhatikan beberapa komponen berikut. Komponen persiapan penentunan jenis layanan seperti: Mengidentifikasi anak berbakat merupakan hal yang tidak mudah, karena banyak anak berbakat yang tidak menampakkan keberbakatannya dan tidak dipupuk. Untuk mengidentifikasi anak berbakat Anda perlu menentukan alasan atau sebab mencari mereka sehingga dapat menentukan alat indentifikasi yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Misalnya jika Anda memilih kelompok Matematika, maka pendekatannya harus mengarah pada penelusuran bakat matematika. Tujuan pendidikan anak berbakat adalah agar mereka menguasai sistem konseptual yang penting sesuai dengan kemampuannya, memiliki keterampilan yang menjadikannya mandiri dan kreatif, serta mengembangkan kesenangan dan kegairahan belajar untuk berprestasi.

Selanjutnya komponen alternatif implementasi layanan meliputi: ciri khas layanan, strategi pembelajaran dan evaluasi. Hal-hal yang diperhatikan dalam ciri khas layanan adalah adaptasi lingkungan belajar seperti usaha pengorganisasian tempat belajar (sekolah unggulan, kelas khusus, guru konsultan, ruang sumber, dll). Selain itu ada adaptasi program seperti: usaha pengayaan, percepatan, pencanggihan, dan pembaharuan program, serta modifikasi kurikulum (kurikulum plus, dan berdiferensiasi).

Berkaitan dengan strategi pembelajaran bahwa strtategi pembelajaran yang dipilih harus dapat mengembangkan kemampuan intetelektual dan non intelektual serta dapat mendorong cara belajar anak berbakat. Karena itu anak berbakat membutuhkan model layanan khusus seperti bidang kognitif-afektif, moral, nilai, kreativitas, dan bidang-bidang khusus.

Evaluasi pembelajaran anak berbakat menekankan pada pengukuran dengan acuan kriteria dan pengukuran acuan norma.


http://pustaka.ut.ac.id/puslata/online.php?menu=bmpshort_detail2&ID=282



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: