Ochamutz91's Blog











{Mei 29, 2010}   Mengembangkan Keterampilan Anak Anda Di rumah

S P O R T S T A R T

Banyak kegiatan bisa dilakukan di ruah. Sesuatu yang bersifat main-main, ternyata bisa bermanfaat bagi anak-anak Anda di rumah. Anak-anak sangat memerlukan ëpengalaman bergerakí. Tulisan berikut ini, akan menuntun Anda mengikuti rangkaian kegiatan sederhana namun efektif serta akan mengenalkan beberapa permainan untuk membantu anak Anda mencapai kemahiran dalam gerakan-gerakan dasar dan keterampilan yang berhubungan dengan olahraga.

Developing Your Kids Skills at Home

(Cuplikan dari buku Sportstart, Ausie Sport).

Tiap saat, anak melakukan banyak gerakan dan aktivitas olahraga. Sekolah mengenalkan berbagai macam pengalaman yang terstruktur dan (juga) menyediakan instruksi keterampilan dasar di dalam tatanan masyarakat. Perkumpulan lain selain sekolah juga menyediakan kesempatan untuk lebih mengembangkan keterampilan dan partisipasi bertanding/pertandingan dalam kaitannya berolahraga.

Namun, orang tua dan pengasuh (pembantu) juga mempunyai peran sebagai lawan main (sparning-partner) bagi anak. Dalam hal ini, orangtua dan pengasuh (pembantu) dalam posisi yang unik untuk mendukung dan membimbing anak dalam mengembangkan keterampilan.

Berdasarkan usia anak, kegiatan dalam Sportstart dibagi dalam tiga bagian, yakni:

1. Awal kegiatan dapat dimulai dengan memberikan suatu benda.

Hal ini dimaksudkan agar anak bisa membuat gerakan. Ditujukan bagi anak berusia 3 – 6 tahun.

2. Membangun keterampilan dasar.

Misalnya melempar bola. Menyediakan aktivitas dasar. Ditujukan bagi anak berusia 6 – 8 tahun.

3. Menyempurnakan keterampilan.

Misalnya kegiatan bermain sepakbola. Menyediakan keterampilan umum. Ditujukan bagi anak

berusia 8 – 12 tahun.

Peran Orangtua.

Tenaga dan antusia/ketertarikan anak pada sesuatu dapat dihubungkan dengan pengalaman di mana ia belajar mengenai tubuhnya, diri mereka dan bagaimana mereka menangani dirinya saat memerlukan gerakan yang melibatkan orang lain, permainan dan aktivitas keterampilan dasar.

Anak adalah seorang siswa yang aktif. Mereka membutuhkan gerak untuk belajar. Dalam proses belajar bergerak dengan keterampilan, ketelitian disertai rasa gembira. Bermain bagi anak biasanya merupakan hal yang spontan dan tidak terstruktur. Tapi, bila memperoleh dorongan (motifasi) yang tepat dan benar akan bisa menghasilkan keterampilan yang optimal dalam waktu yang bersamaan.

Berikan pengertian kepada anak bahwa, bila bisa menguasai keterampilan dapat membuat ëbermainí menjadi suatu hal yang mengasyikkan.

SECARA fisik,

mulailah dengan bermain yang diarahkan pada keterampilan motorik dan pola-pola gerakan.

SECARA Kognitif,

beri kesempatan agar bisa memecahkan masalah dan aktivitas yang berkaitan agar anak mengenal jati dirinya.

SECARA sosial,

berikan kesempatan berinteraksi agar memiliki PD (percaya diri), kemampuan berkomunikasi dan mengerti hak dirinya sendiri maupun orang lain.

http://www.kesulitanbelajar.org/index.php?option=com_content&task=view&id=14&Itemid=2



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: